• ZERO PLASTIC
  • header
  • a

Selamat Datang di Website SMP NEGERI 239 JAKARTA. Terima Kasih Atas Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMP NEGERI 239 JAKARTA

NPSN : 20102514

Jl.Nangka 58 Tj.Barat Jagaraksa, Jakarta Selatan 12530


smpn239jkt@gmail.com

TLP : 021-7818319


          

Prestasi Siswa


Lomba Olimpiade Penelitian Tingkat Nasional

Salah satu siswa terbaik SMPN 239 berhasil membuat penelitian membuat filter minyak jelaga dari bahan arang batok kelapa dan menyabet medali perak.



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 517774
Pengunjung : 201449
Hari ini : 11
Hits hari ini : 121
Member Online : 0
IP : 216.73.217.21
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Penjajahan Gaya Baru Era Society 5.0




Penjajahan Gaya Baru Era Society 5.0

 

 

Merdeka ataoe Mati!

Merdeka!!!

 

Di sana padi di sini jagung,

Dipanen untuk makan bersama,

Adil dan makmur harus dijunjung,

Agar semua merasakan arti merdeka.

 

Buah pinang dibelah kapak,

Jadi dua sama dan merata,

Kini rakyat harus bersorak kompak,

Tentang kemerdekaan dan cita-cita bangsa.

 

Hi sobat dutis yang keren and ketjeh badai!

Kali ini kita berjumpa melalui mimbar majalah dinding dutis (MMDD dibaca:Mama Dede).

Tidak lama lagi bangsa kita akan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-78. Wah…ternyata sudah cukup lama juga ya bangsa kita merdeka. Eits, tapi apa benar kita sudah benar-benar merdeka nih? Nah sobat dutis, ayo sekarang kita menggunakan daya berpikir kritis kita dulu ya, jangan males-males mikir.

 

Sobat dutis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti/makna merdeka adalah:

 

merdeka/mer·de·ka/ /merdéka/ a 1 bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya); berdiri sendiri: sejak proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 itu, bangsa kita sudah --; 2 tidak terkena atau lepas dari tuntutan: -- dari tuntutan penjara seumur hidup; 3 tidak terikat, tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu; leluasa: majalah mingguan --; boleh berbuat dengan --;

-- ayam ki bebas merdeka (dapat berbuat sekehendak hatinya);

 

  1. Merdeka artinya bebas dari penghambaan, penjajahan, tuntutan.
  2. Merdeka bermakna berdiri sendiri atau tidak terikat / tergantung kepada orang atau pihak tertentu.

 

Pada zaman dahulu penjajahan adalah dengan cara menyerang suatu negara dengan kekuatan militer (perang dengan fisik dan senjata) yang bertujuan untuk memperluas wilayah kekuasaan negara tersebut dengan menguasai sumber daya manusia dan sumber daya alamnya.

 

Tetapi, di era digital ini dimana semuanya serba canggih maka untuk menguasai negara itu tidak harus menggunakan kekuatan militer atau dengan persenjataan. Perang di zaman kekinian dikenal dengan perang proxy. Perang ini bisa menggunakan aspek politik, ekonomi, dan sosial budaya. Berikut ini adalah contoh dari perang proxy yang menggunakan aspek politik:

Negara-negara super power / adidaya di dunia saat ini di dominasi oleh Amerika Serikat dan Cina. Amerika sebagai negara adidaya selalu berusaha untuk memperluas pengaruhnya dengan menyebarluaskan demokrasi liberalnya sedangkan Cina mencoba menyebarkan ideologi komunisnya ke seluruh dunia. Dalam bidang ekonomi kedua negara ini selalu bersaing untuk menjadi pemimpin dunia. Amerika menguasai ekonomi dunia karena teknologi yang paling maju di dunia dan mata uang dollar menjadi mata uang yang banyak digunakan hamper di seluruh negara-negara yang ada di dunia. Sedangkan Cina melawan kekuatan ekonomi Amerika dengan cara membuat barang tiruan dari Amerika tapi dibuat di Cina, seperti barang-barang elektronik, fashion, aksesories, dan perabotan rumah tangga.

 

Apakah sobat dutis pernah memperhatikan smartphone yang kalian dan teman-teman kalian gunakan. Coba cek apakah smartphonenya buatan Amerika atau buatan Cina? Mimin yakin pasti 99.99% hp yang digunakan sobat dutis semua merupakan buatan Cina bukan? Nah itulah salah satu bentuk dari perang proxy yaitu penjajahan gaya baru yang dilakukan dengan menguasai ekonomi suatu negara.

 

Sebagai generasi penerus bangsa kita semua harus aware atau sadar akan bahayanya perang semacam ini agar bangsa kita ini kedepannya menjadi tuan di negara sendiri dan tidak menjadi kacung atau babu di negara kita sendiri.

 

Apakah sobat dutis rela, jika kita hanya menjadi karyawan atau pegawai rendahan sedangkan orang-orang asing dari luar negeri menjadi atasan kita? Harusnya kita memiliki cita-cita mulia setinggi bintang di langit dan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih dan mewujudkan cita-cita yang kita impikan itu.

 

Para agen proxy war atau perang proksi itu menggunakan beberapa strategi untuk menghancurkan para pemuda generasi penerus bangsa agar bangsa kita lemah secara fisik dan mental. Diantara strategi yang digunakan untuk menghancurkan generasi bangsa adalah sebagai berikut :

  1. Fashion atau gaya berpakaian

Dampak dari westernisasi di bidang cara berpakaian yang di gunakan oleh masyarakat Indonesia membuat pola perubahan sosial pada masyarakat indonesia sendiri, salah satunya yaitu lunturnya rasa nasionalisme terhadap bangsanya sendiri. 

  1. Lifestyle atau gaya hidup

Masuknya budaya barat sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari orang Indonesia terutama generasi Z. Berikut adalah dampak-dampak budaya barat terhadap kebiasaan generasi Z, yaitu: suka bersenang-senang (hedonis), mementingkan diri sendiri (individualis), kehidupan yang bebas (liberal), mementingkan hal-hal yang bersifat keduniawian seperti uang, harta benda, pangkat dan jabatan (materialistis)

  1. Culture atau budaya

Hal yang berdampak negatif dengan masuknya budaya barat di Indonesia yaitu gaya hidup seperti kebarat -- baratan misalnya dengan menggunakan pakaian seperti gayanya orang barat, gaya hidup seperti orang barat, pesta pora, sikap menjadi inividualistis, materialistis, kesenjangan sosial, pergaulan yang bebas, pola hidup yang konsumtif, dan jiwa nasionalisme menjadi memudar.

  1. Movie atau film

Generasi muda adalah penerus estafet perjuangan masa depan bangsa. Ditangan generasi mudalah ditentukan perjalanan suatu bangsa. Apa jadinya kalau generasi muda kita telah bobrok moralnya dan miskin dari prestasi, akibat tontonan film dan tayangan program televisi seperti sinetron dan drama yang tidak mendidik. 

  1. Song atau lagu

Dari masa ke masa lirik lagu yang diciptakan oleh pencipta lagu banyak sekali yang bertemakan percintaan, pergaulan bebas dengan lawan jenis, pornografi, dan kekerasan dengan diksi atau pilihan kata yang vulgar sehingga dapat membuat dampak buruk bagi para pendengarnya.

  1. Technology atau teknologi

Teknologi yang tidak diimbangi dengan kedisiplinan dan bijak dalam penggunaannya dapat memberikan dampak buruk bagi para penggunanya. Diantara beberapa dampak buruk yang ditimbulkan dari teknologi adalah pornografi, kecanduan game online, merenggangkan hubungan social di dunia nyata, banyak muncul akun palsu, radiasi gadget, mengurangi keinginan belajar siswa, bertambahnya penipuan, perubahan perilaku sosial yang konsumtif, anti-sosial, individualis, kurang berempati, hedonis, dan tidak peka terhadap lingkungan sekitarnya.

  1. Drugs atau narkotika dan obat berbahaya dan terlarang yang disingkat narkoba

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini dikemudian hari.

Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digrogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak bisa berfikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obatan terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan. Apabila tidak melakukannya dia akan merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh.

  1. LGBTQA+-

Para generasi muda yang tengah mencari jati dirinya akan rentan terpengaruh. Dan itu terbukti makin kesini kelompok LGBT memang makin eksis, dan generasi muda ikut hanyut di dalamnya. LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) kini telah berkembang menjadi gaya hidup dan ancaman serius bagi generasi muda. Propaganda yang kemudian berkembang menjadi LGBTQ+ (ada tambahan Q atau queer dan “plus” yang mewakili indentitas seksual lainnya). Maraknya media sosial yang dibubuhi hiburan dengan konten semacam ini sangat mudah muncul di aplikasi seperti TikTok maupun instagram. Dari sisi kesehatan, perilaku LGBT memiliki dampak bagi mental maupun fisik. Secara fisik, perilaku LGBT menyebabkan penyakit menular seperti HIV. Sedangkan secara mental, LGBT merupakan masalah kejiwaan yang berpotensi menyebabkan gangguan jiwa. Indonesia melarang perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) karena menyimpang dan bertentangan dengan agama.

 

 

 

            Nah sobat dutis yang keren dan kece badai, selain dari 8 hal tersebut di atas yang digunakan oleh agen proxy untuk menjajah suatu negara, kita juga bisa dijajah oleh diri kita sendiri loh! Lah kok bisa ya? Nah, sobat dutis penasaran kan kenapa bisa begitu? Okelah kita lanjut kalau begitu. Jadi setiap orang itu mempunyai beberapa sifat di dalam dirinya, ada yang sifatnya negative dan ada juga yang sifatnya negative. Jika di dalam diri kita sudah banyak memiliki sifat-sifat yang positif maka bisa dibilang kita itu sudah merdeka dari sifat-sifat yang jelek atau tercela. Sebagai contoh adalah sebagai berikut :

Budi adalah seorang anak yang mandiri, rajin, penurut, pemberani, suka berpikir kritis, mempunyai kepercayaan diri yang tinggi, jujur, dapat dipercaya, cerdas, suka menolong, berbudi pekerti yang baik, hormat kepada orang yang lebih tua, menyayangi teman sebaya, pandai bergaul, relijius dan bertanggung jawab. Itu artinya Budi sudah merdeka dari sifat-sifat yang negatif yang bisa menghalangi atau menghambat Budi untuk berprestasi dalam mengejar dan mewujudkan cita-cita atau impiannya.

Joni adalah anak yang pemalas, pembangkang, malas berpikir, pemarah, tidak suka membantu, tidak hormat kepada orang yang lebih tua dan suka membuli temannya, dan tidak bertanggung jawab. Maka itu artinya Joni masih terjajah oleh sifat-sifat negatif yang ada di dalam dirinya.

 

Nah sobat dutis, so pasti tidak mau dong dirinya dijajah oleh sifat-sifat yang jelek tersebut kan? Oleh karena itu ayo mari di moment yang tepat ini menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-78 Republik Indonesia kita semua melawan semua sifat-sifat yang negatif, jelek, dan tercela yang masih ada didiri kita masing-masing agar kita menjadi pribadi yang merdeka dan bisa mengisi dan melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban demi kemerdekaan bangsa Indonesia.

 

Sebelum mimin undur diri dari mimbar mading dutis ini, mimin mau berpantun dulu nih sobat dutis.

 

Naik delman lihat ke belakang,
Banyak mobil di jalanan,
Anak muda jaman sekarang,
Cuma cinta saja yang dipikirkan.

 

Jalan ke kota memakai dasi,
Tidak lupa memakai baju batik,
Masa muda cuma datang sekali,
Harus dimanfaatkan dengan baik.

 

 

 

Ikut ayah mancing di rawa,
Di rawa ada banyak buaya,
Mumpung kita masih muda,
Ayo belajar dan berkarya.


Burung irian,

Burung cendrawasih,

Cukup sekian,

Terima kasih.

 

Mimin minta maaf jika ada salah-salah kata atau typo dan semoga artikel yang sederhana ini dapat bermanfaat untuk sobat dutis semuanya. Akhirnya mimin ucapkan Wassalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarakaatuh…..

 

Salam literasi!

Rabu, 16 Agustus 2023 (03:39)

1 hari menjelang HUT ke-78 Republik Indonesia

“Terus Melaju untuk Indonesia Maju”

“Terus Berkarya untuk Dutis Jaya”

 




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas